Senin , 28 januari 2013
pagi ini sungguh tidak seperti pagi biasanya ,
aura suram seketika menyeruak di kala aku bangun tidur, entah itu perasaan apa, aku tak tau kenapa, kenapa pagi ini aku begitu enggan untuk menghantarkan kaki menuju gedung surya dumai lantai 6.
stelan hitam merah kupilih untuk kukenakan pada pagi itu, sembari berhias dengan santai dan pasti, aku selesai berkemas diri hingga waktu 07:30 , menggenggam kunci motor dan meraih helem yang berada di atas meja, aku siap meluncur menuju kantor pagi itu.
"Hening ,,,, hening ...."
aku tak tau maksud , atau inisial dari hening itu, ku menuju meja kerja ku, kulihat memo yang kutempelkan di layar komputer, masih bertengger dengan menisnya ditempat yang sama. dan beberapa ticket yang telah kubuat di hari terakhir kerja ku dalam minggu itu pun masih kosong, tanpa ada sedikitpun goresan tinta di kolom2 itu.
...............
pasrah..........
entah lah , aku tak mau mengomentarinya lebih jauh tentang ini.
Seketika aku langsung teringat perkataan bos ku pada hari sebelumnya, iya berpesan agar melampirkan penyebab permasalahan, dan penyelesaaian masalah nya secara jelas.
"kalau begini yang kudapati" bagai mana caranya menulis penyelesaiian permasalah dengan jelas,
"samar-samar pun bahkan tak tampak "..............
Sudahalah.....................
aku tak mau membicarakan bumbu-bumbu lain pelengakap dari cerita ini.
.
sampai sekitar pukul 09:45 .
kamu menghampiri komputer ku , sekali lagi "menghampiri komputer" yang ada d meja kerja ku.
bukan menghampiri aku.
.
entah apa yang hendak kamu perbuat, aku tak tau,
kamu baru datang...
seketika menghampiri komputer di mejaku,
dan karena aku yang sedang memegang kendali mouse saat itu, km meminta aku untuk menjalankan perintah yang ingin km buat.
.
SEKALI LAGI,
AKU MASIH TIDAK NGERTI DENGAN APA YANG HENDAK KM BUAT.
,masih dengan keheningan ku, nada-nada sentakan mendarat indah di telinga ku .
"INDAH" dan sangat "INDAH SEKALI"
..
cukup buat menyentakkan pagi hening ku.
.
sentakan itu, bukan mendarat sekali saja bung ...
...
sakali..
duakali...
dan entah berapa kali...
...
Entah pagi itu emang lagi mendung, entah kenapa.
aku tak kuasa menahan petir yang menyambar di telinga ku tadi,
cukupp juga untuk menggetarkan hati ini.
"bukan nya aku tidak profesional" bukaann ...
tampa kusadari, dan tanpa kurencanakan, bahkaann sama sekaliii tanpaaa kuasaaaa aku menahan nahannya ,, selalu berusahaaaann untuk menahannnya agar tidakkk menetesss....
..
jujurrr aku akan menjadi sangaaat memalukan sekali.
jikaaa butiran bening itu menetes di samping rekan2 kerjaku .............
TAPIII.
Sekaliii lagiii ,ku katakannn ,,,
AKUUU TAAKKK KUAASAAAA LG MENAHANNNYA ,,
berkaaali-kaliii aku mencoba menahan, dan mengalihkannya ,
TAPI AKU TAK KUASAAA..
sehingga butiran bening itu pun menganak sungai, keluar dari lubang air mata ku.
.
Sekali lagi , dalam posisi sudah keluarpun akuu tetappp mempertahankan agar tiada 1 orng pun yang tau, kuraih tisu , segera ku masuk ke ruang gudang,
kuraih lagi beberapa tisu,
kucoba menenagkan diri, dan hati di dalam gudang .
tetapii ketikaaa aku keluarrr...untuk melanjutkan intruksimu,,
nada-nada "petir" itu kembali ku dengar............
"HEIII,,adaaa apaa km pagi iini??"
dan kembali butiran bening itu mengalir lagi,
lagi dan lagi
kuraih tisu ...
;;;
dann kalii inii akuu takk bisa menyembunyikannya dari mereka.
..
"AKU KALAH"
***
dalam keheningan ku, aku masih berusahan mengendalikan diri, dan menenangkan hati , segera aku keluar menuju toilet, di sana lah ku curahkan semuanya ,,
ya semuaaanya,,
kali ini tiada satu ornagpun yang akan melihatku, dan mendengar teriakan ku, "itu fikir ku saat itu.
.
setelah aku rasa cukup untuk mengelurkannya semua, aku kembali ke meja kerja ku,
.
saat menuju ketempat meja kerjaku, di luar aku berpapasan dengan mu, mungkin itu pertama kalinya kamu sadari bahwa aku sedang
menangis. km pun masuk kedalam kembali, mengahmpiri ke meja kerjaku, dan melanjutkan instruksimu.
kemudian km baru bertanya kenapa nangis ? " sakit perut" jawabku.
. kemudian rekan kerjaku yang lain bertanya ,kak yoshe kenapa? .
"ngk ada nu, kk sakit kepala" .. (
nah lo, kok jawabannya gk singkron).
seketika dia langsung berkata ."yg sabar ya kak yoshe".
.
dari beberapa meter di sana, aku dengar, perbincangan antar dia,dan kamu"
'kak yoshe nagis karn abg ngajarinnya marah2 tadi ngk "
..
(nahh lo,,, orng lain ajaa TAUUU, dang DENGAR ,klo km Marah-marah .")
.
nahhh KNP KM masih BERTANYA LAGI , AKU KENAPA????
.
"KM PINTAR, "YES" AKU AKUI ITU"
KM TERMASUK ORNG YG PEGANG KENDALI DI SINI ? "YAA AKU AKUI JG
LANTAS.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
ini yang membuat km SOMBONG ??????????
KASAR????????//
..
INI sama sekali bukan km yang aku kenal beberapa tahun yang lalu.
SAMA SEKALIII BUKANNNN .
. MEnurut mu aku payah ??????///
memng ini dunia baru bagi ku, tapi aku berusaha di waktu lain untuk belajar memahami ini.
***
SIang itu, aku masih di kantor, salah seorang abg, rekan kerja ku, menghampiriku, "dah yoshe istirahat lah lagi, dah makan ? "belum bg"
makan lah lagi. nantik tambah sakit pulak.
iya bang nantik aja,
"begitu baiknya abg itu, yg td pagi iya jg membelikan ku sarapan.
' klo masih sakit pulang aja, kan ada abg di sini, abg ngk kemana-mana kok hari ini"
iya bg, nantik she ijin pulang jm 4 ya bg .."
knp musti jam 4, sekaranga aja.
..
setelah kupikir2, baik lah bg . aku menyetujuinya.
.
menyandarkan kepala di dinding lift, mungkin itu adalah satu-satunya pose yang kumiliki saat ini. menghampiri motor, kususuri jalanan pekanbaru ini dengan keheningan, mulai daari menyusiri jln sudirman ujung, hingga marpoyan ujung, pandau, kartama, soekarno-hatta, SKA, labuh baru ,jalan riau, akuu masihh takk tauu tujuann ku hendak kmmna, mungkin sungai siak rumbai adalah tujuan ku.
tapi kuakhiri tujuan itu, karena terikan panas, kemacetan, dan genangan air mata yg sejak start awal dari parkiran SDG td telah membanjiri pipiku , cukuppp untuk membuat kepala ku pusing , dan kehabisan ion tubuh , sempoyongan ,,,, dan degupan jantung yang tidak teratur,,
mengaktifkan otak sadar ku, untuk kembali pulang ke rumah, kebetulan jam sudah menunjukkan setengah 4 sore,
kurasa sudah cukup untuk meluapkan emosi ini, emosi hati yang tak terungkapkan,
tp ternyata estimasi ku salah .
..
hingga kini pun , hingga beberapa detik yang lalu saat km selesai menelponku,
air mata ini,tak kuasa ku bendung,
_BUKANNYA AKU LEMAH.
aku hanya meluapkan emosi ,yang tak tersampaikan .
..
trimakasih atas semuanya.
.
semoga ini menjadi pelajaran bagi ku,
dan semoga km sedikit melunakkan hati..
.
aku akan pergi dari dunia mu , jika km minta .